yeyelalal

Rotasi hidupku hanya berpusat padamu
Mengitari setiap langkahmu
Albert Einstein sekalipun takkan bisa merumuskan gelombang perasaan ini
Poros hatiku adalah senyummu
Lengkungannya adalah magnet tersendiri bagiku

Ketika hatiku tak lagi berputar pada orbit nya
Semuanya bertabrakan
Marah karena selalu kau abaikan
Rindu karena kau seakan sejauh pluto
Semua bertabrakan
Tak beraturan
Kita adalah dua planet yang memiliki gravvitasi yang berebda
Kau, Venus 8,87 m/s²
dan Aku, Mars 3,711 m/s²
Jauh berbeda..
Kau adalah planet yang terdekat kedua dengan Matahari
Setelah Merkurius
Aku adalah planet terdekat keempat dengan Matahari
Kita terhalang satu Planet.
Tak bisakah kisah kita seperti Aurora
Yang menghiasi langit Kutub?
Indah..
Tak bisakah kita seperti pluto yg tetap sabar?
Meski harus kehilanagan gelar "planet"nya
hanya karena 3 syarat konyol?
Aku selalu ingin menjadi pusatmu.
Pusat perhatianmu
Pusat senyummu
Pusat kebahagianmu
 

Your Call- Secondhand Serenade



Waiting for your call, I'm sick, call I'm angry
Menunggu teleponmu, aku muak, aku marah
call I'm desperate for your voice
Aku sangat ingin mendengar suaramu
Listening to the song we used to sing
Mendengarkan lagu yang dulu kita nyanyikan
In the car, do you remember
Di dalam mobil, apakah kau ingat
Butterfly, Early Summer
Kupu-kupu, awal musim panas
It's playing on repeat, Just like when we would meet
Semua terulang, seperti saat dulu kita bertemu
Like when we would meet
Seperti saat dulu kita bertemu

Chorus
Cause I was born to tell you I love you
Karena aku dilahirkan untuk bilang aku mencintaimu
And I am torn to do what I have to, to make you mine
Dan aku tersiksa melakukan apa yang harus kulakukan, untuk menjadikanmu milikku
Stay with me tonight
Tinggallah bersamaku malam ini

Stripped and polished, I am new, I am fresh
Telanjang dan bersih, aku baru, aku segar
I am feeling so ambitious, you and me, flesh to flesh
Aku merasa sangat berambisi, kau dan aku, tubuh kita
Cause every breath that you will take
Karena tiap nafas yang akan kau hirup
when you are sitting next to me
Saat kau duduk di sisiku
will bring life into my deepest hopes, What's your fantasy?
Akan membawa hidup ke harapan terdalamku, apakah fantasimu?
(What's your, what's your, what's your...)

Back to Chorus

And I'm tired of being all alone
Dan aku lelah sendirian
And this solitary moment makes me want to come back home
Dan saat-saat sendiri ini membuatku ingin pulang
(repeat 4x)

Back Chorus 2x

Aku + Kamu = KITA (?)

Aku masih belum bisa mengartikan tentang perasaan aneh ini..
Aku tetap tidak mengerti
Setiap detakan jantungku
Terasa begitu sangat cepat ketika kau berada disekelilingku..
Aku masih belum bisa menjelaskan
Mengapa seuntai senyummu
Terasa begitu menyejukkan disetiap mimpiku?
Mereka bilang ini ‘’Cinta”
Aku tak peduli
Cinta yang akan membuat kita tak terpisahkan
Takkan kubiarkan cinta menjauhkan kita..
Aku tau,Tak seharusnya ku biarkan perasaan ini tumbuh dan membesar diantara kita
Tak seharusnya perasaan ini selalu kupupuk dengan harapan-harapan
Hingga Ia tumbuh melampui batas.Terlalu besar.
Hingga tak mungkin bisa kupangkas
Aku tak bisa...
Hanya menjadi sekedar teman bagimu
Jujur, Aku selalu ingin lebih dari sekedar teman dimatamu.
Meski aku tak yakin akan hal itu
Kucoba tersenyum saat mendengar kau bercerita tentang ‘dia’
Mataku tetap terlihat tulus mendengar
Tersenyum saat kau tertawa
Meski kutau cintaku-padamu-tak mungkin terbalas
Kita berteman
Haruskah kurusak semua yang kita bangun hanya karena ego?
Ego untuk memilikimu
Ego untuk menjadi orang yang selalu kau fikirkan
Tanpa ada dia disela-selanya
Sudah selama ini kita bersama
Meski jarak semu diantara kita tak terhitung jauhnya
Tak terkira jaraknya
Tak terlihat wujudnya..
“Aku Sayang Kamu”
Andai aku bisa mengatakan hal itu dihadapanmu
Dengan kau yang membalas dengan anggukan
Aku..
Hanya bisa mengagumi kesempurnaanmu dari jauh
Menatap keindahanmu dalam diam
Kau..
Tetap menjadi teman yang selalu ada disetiap ceritaku
Tetap menjadi seseorang yang hadir dalam setiap mimpi indahku..
Aku tahu
Yang aku lakukan ini sangat salah
Tapi, dalam hal CINTA logika tak bisa berbuat apa-apa
Biarkan aku tetap menunggumu
Menunggu dalam diam
Tanpa membuatmu terusik
Aku akan tetap bertahan seperti ini
Bertahan menahan perasaan ingin menjadi orang yang spesial untukmu
Aku selalu ada untukmu..

Karena kau selalu lebih dari sekedar teman bagiku..

baca sajalah!

Kau yang 'katamu' adalah viewers setia blog ku :)
Ku Ucapkan terma kasih sudah menyempatkan waktumu yang sangat berharga
hanya untuk membaca blog yang tidak bermutu ini
Jadi aku tau, bagaimanapun juga kau pasti akan membaca postingan ini..

Aku yang nyaris melompat melihat pengakuanmu
Namun, aku menolak segala yang kau persembahkan 
Maaf, bukannya tak tau diri..
Kita baru saja saling sapa melalui facebook minggu kemarin
Kau bercerita banyak tentang dirimu
Kau bertanya banyak tentang kehidupanku

Aku tak tahu rasanya menjadi dirimu 
Yang telah mempersiapkan waktu yang lama 
Hanya untuk memberanikan dirimu
'Chat' denganku
-Yang kau katakan sebagai Idolamu
Sekali lagi terima kasih.-

Awalnya aku berfikir
Kau hanya pembaca blog 'biasa' yang ingin berbagi dan bertukar fikiran denganku
yang sangat amatiran
Ternyata....
Kau memiliki maksud lain..
Aku merasa ada yang mulai "salah"
Saat kau men-chat-ku sepersekian detik ketika aku Online
Menanyakan kabar
Menyuruh makan
Mengingatkan sholat
Menyemangati belajar
Selalu bertanya "Apa aku bisa membantu?"
 Yang selalu kutanggapi dengan biasabiasa saja

Hingga kemarin..
Kau menyatakan perasaanmu
Kau..
Selalu terlalu baik untuk ku
KAU TERLALU BAIK UNTUK SEORANG 'AKU'
itu salah satu alasan kenapa aku menolakmu
maaf
Kau baik
tapi, Abu-abu
Aku belum pernah bertegur sapa denganmu secara langsung
Hanya chat
Hanya Chat

Banyak kemungkinan yang bisa terjadi
I don't know you so well
I don't know who you are
I don't konw I don't know!

Setelah beberapa saat
Kau bilang tidak apa-apa karena sudah sewajarnya aku merespondmu seperti itu

Hei! Aku belum pernah dan takkan pernah pacaran!
Itu alasan utamaku "sebenarnya" menolakmu
Aku tak bisa
Tak mau
Tapi,Kau masih saja menggangguku
Aku mencoba memberimu pengertian
Kita adalah teman
Dan seterusnya akan seperti itu
Hingga takdir berucap lain

Kau terus memberikan perhatian yang berlebihan dan mulai aneh (?)
Marah saat aku tidak membalas chatmu
Mengomel ketika aku menunda makan 
Dan lainnya!
Aku tahu, dan mengerti bahwa kau menyukaiku
Tapi, tidak begini caranya

Hingga telah kuputuskan setelah mem-publikasikan postingan ini
Aku dan kamu tak hanya akan menjadi "Bukan teman" didunia nyata
Tapi, begitupun didunia maya
Aku akan meng- Unfriend mu
Maaf :"


 

ini KITA dan kau tahu itu

"Ki?"
"Ehm?" Aku menjawabmu, meski sedang menatap layar komputer dengan seriusnya.
Kita di Perpustakaan sekolah, Tidak hanya berdua ada beberapa anak lain yang sedang tenggelam pada bacaan masing-masing.
"Boleh bicara sebentar nggak?"\
"Bicara? Inikan juga lagi bicara, Udah ngomong aja"
"Kamu nggak sibukkan?"
Aku yang sangaattt sibuk. mem pause Alien Shooter yang sedang kumainkan. Memutar bola mata kearahmu, agar kau melihat betapa terganggunya aku.
"Menurut kamu?" Kataku sinis. Aku seorang gamers. Kau tau itu. Semua tau itu. Jadi itu artinya KETIKA AKU SEDANG MEMAINKAN SEBUAH PERMAINAN APAPUN ITU AKU SANGAT TIDAK BISA DIGANGGU!.
"Maaf"Jawabmu sendu. Kau memutar badan. "Mungkin lain kali saja" Katamu lagi.
Aku mengedikkan bahu. Tak peduli. Tak mau peduli. Meski jujur, ekor mataku terus mengikuti punggungmu hingga menghilang.
Aku melanjutkan Game yang kumainkan dengan tidak serius.
Kau berhasil membuyarkan konsentrasiku.
Kau berhasil membuat seorang 'IKKI' menghentikan permainan gamenya.
Tak mengertikah kau? bahwa kau sangat penting.
Setelah hari itu

Dikantin..
Perpustakaan...
Laboratorium...
Dimanapun kita berpapasan.
Kau selalu memperhatikanku. Aku selalu menunggu. Menunggu kau berani mengungkapkannya. apapun itu.
tatapan yang tak seperti dulu..
Tak kudapat lagi sebuah tatapan yang hangat. Dengan senyum lebar.
Aku rindu senyummu yang selalu memamerkan gigi gigimu yang tidak rapi.
Lucu tidak? Kalau aku rindu akan semua tentangmu?
Kini yang kudapati hanyalah tatapan memohon. Senyum tipis.
Senyum Kecut.

Hingga saat itu...
Kesabaranku memasuki tingkat terendah hingga nyaris habis.
Aku  bukan type orang yang bisa dibuat menunggu
Jangan harap akukan menunggu..
Kau sangat tahu itu

"Hey!" Aku menyapamu. Terlebih dahulu. Terlihat kau langsung berdiri dan hendak pergi
"Heeeeyyyyy!" Aku berteriak. Kau berbalik tersenyum.
"Kamu manggil aku, Ki?" Tanyamu. Aku tahu kau purapura.
"Do you think?" Jawabku singkat. Saat itu diperpustakaan. lagi . Di perpustakaan sangat sepi saat itu, karena hanya kelasmu dan kelasku yang sedang free class. Dan sebagian teman-teman kita menghabiskan free class dengan tiduran di kelas dan mesjid selebihnya aku tak peduli.
"Oh. Kenapa?"
"Hanya menagih janji"
"Janji?" Kau mengernyitkan dahi.
"Yang kau katakan saat itu, apa?"
"Yang mana?"
"Kamu purapura bodoh atau gimana sih?" Aku mulai jengkel dengan sikapmu
"....."
"Apa? Kasi tau dong, Aku penasaran!?"
"Nggak sekarang Ki, Nggak hari ini, Nggak disini"
"terus? Kapan?" Aku nyaris menangis.
"Ki, kamu tahu setitik air mata saja yang kamu jatuhkan karenaku, akan membuatku sangat membenci diriku sendiri" Kau berkata entah tulus atau modus, Aku tidak sedang memandang matamu.
"Jangan lebay deh!" Aku mencoba melihatmu. Kaupun seperti itu, seakan mencari jawaban dari kedua mataku. 
"Oke, Ki pulang sekolah Warnet samping sekolah. " Kau berlalu. Pergi meniggalkanku dikursi terdepan diperpustakaan
"Apaan sih kamu?" Aku jengkel. entahlah. Aku sering jengkel dengan sikapmu akhirakhir ini.

                                                                        ***
  Aku tak datang di hari itu kan? Aku disana melihatmu menunggu di Bilik 3. Hanya memandangimu. Kau terlihat gelisah .pantulan cahaya Komputer terpantul ke kacamatamu. Ku berdiri melihat satu per satu bilik. Dan kau tidak melihatku. Aku berada didepan pintu. Bingung. Mungkin kau kecewa. Hanya saja. Aku benci dengan keadaan kita yang seperti ini. Kuputuskan untuk tidak masuk. Terus berdiri disana melihat berapa lama kau akan menungguku.

satu jam..
tiga jam...

Ini sudah tiga jam. Aku memutuskan pulang. Lalu mengirimkanmu sebuah sms

"Maaf tadi ada urusan lain, tidak usah menungguku"

Aku mengirimimu sms itu, maaf aku berbohong.

Dan sejak saat itu ..
Kita bukan lagi sepasang sahabat..
Bukan pula teman...
Bukan siapasiapa
Kita hanya kedua orang yang tidak pernah saling kenal

Hari yang kunantikan tiba...
Aku tahu apa yang akan kau katakan
tidak langsung darimu..
Aku menemukan Diarymu...


Sejuta terima kasih untuk Guru bahasa Indonesia kita
Yang menaruh diarymu diatas meja
Aku yang saat itu di percayakan untuk memeriksa hasil ulangan
Melihatlihat salah satu buku.
Dan aku sedikit kaget
Melihat sebuah foto jatuh dari Diary berwarna Coklat.
Aku penasaran.

Tersenyum? tentu saja!
Aku mengetahui bahwa empunya Diary itu adalah dirimu!
Aku membaca dan sangat kaget dengan apa yang kutemukan didalam diary mu.
Kau akan mengungkapkan perasaanmu kepadaku.

Kau selama ini baik kepadaku.
Apakah itu semua hanya modus ?
Kau selalu menomor satukan diriku diatas semuanya
Apakah itu hanya sebuah alasan?
Tak tuluskah semua kenangan kita?
Kufikir kita teman
Kufikir kita sahabat
Ku Ingin kita menjadi TEMAN

Aku kembali mengingat sikapmu selama ini
Kau selalu bertanya tentang keadaanku
Kau selalu peduli tentang kondisiku
Kufikir kau berbeda!
Apakah kau sama dengan yang lainnya?
Baik padaku hanya untuk mencapai suatu tujuan?

Aku kembali membaca..

Saya terus menunggu dia, mengelilingi semua bilik karena merasakan dia ada disekitar saya. mungkin ini yang namanya jatuh cinta bla blabla... saya sangat kecewa... blabla.bla...bla.........bla.........bla... frustasi.......bla....bla..........harus menjauhinya..bla.bla.bla........ tak bisa bla.bla.bla........ sangat sulit.........

Deg!
kau merasakan kehadiranku saat itu? merasakan aku sedang berada disekelilingmu? Apakah pesahabatan kita telah membuat kita menjadi saling terhubung? Kuhentikan membaca diarymu. Takut akan hal-hal yang akan kutemui disana.

Hei kau..
Saat kau membaca ini, kuberitahu padamu. Aku sudah mengetahui beberapa. tak semuanya, jadi kau masih memiliki bagian yang bisa kau ceritakan sendiri.

Tak bisakah kau hadir? dan memberitahukan semuanya padaku?
Selayaknya "KITA" yang dulu.?







Our story and Al-Azhar University :'

Kau, membuatku kembali teringat pada janji kita dulu...

4 Tahun yang lalu...

"Ki.. Entar kalo udah kuliah kamu pengen lanjut dimana?" Tanyamu saat kita melakukan rutinitas kita saat jam istirahat. Rutinitas ini sudah mulai kita lakukan bersama meski saat itu kita belum saling kenal. Ya.. kita sama-sama siswa dan siswi baru pada saat itu. Disebuah SMP Islam Terpadu yang baru buka. Kita sama-sama angkatan pertama saat itu.
"Hmm UI mungkin. Kenapa?" Jawabku masih dengan mata yang berpatut pada buku
The Milky Way galaxy karya Leonid S. Maročnik.
"UI?Gimana kalo Al-Azhar aja?" Lanjutmu yang kala itu membuatku melihatmu dan bertanya dengan polosnya.
"Al-Azhar bukannya SIT (Sekolah Islam Terpadu) ?"
"Bukan Ki.. Al-Azhar itu universitas tertua di Dunia"
"Indonesia?"
"Kairo Ki, Mesir."
"Wow, nggak tertarik" Jawabku ketus, kembali membaca buku yang masih melekat ditanganku.
"Kenapa?"
"it's too far, I think"
"اُطْلُبُوْا العِلْمَ وَلَوْ في الصِّينِ" Sergahmu dengan sebuah hadist yang masih terasa asing ditelingaku saat itu.
"Ah? Apa?"
"Tuntutlah ilmu sampai kenegeri Cina, Ki"
"Kairo itu diMesir, bukan di Cina" Masih dengan tatapan yang terpaut kearah buku. Tahukah kamu saat itu? Konsentrasiku mulai buyar, Entahlah!. Berfikiran bahwa kau akan melanjutkan sekolahmu, disekolah yang teramat jauh membuat oksigen oksigen menggumpal hebat menahan setiap gerakan Respirasi yang terus menuntut melanjutkan pekerjaannya.
"Maksudnya... Gini nih! Nggak peduli seberapa jauh tempat itu, nggak peduli seberapa sulitnya kesana, selagi kamu masih sanggup dan bisa kesana, Selalu ada jalan Ki, selalu ada jalan"
Selalu ada jalan? Tahukah kamu ? sekarang, bagiku, Al-Azhar tinggal sebuah mimpi yang hanya bisa menjadi kenyataan didalam mimpiku. Dan Ia hanya seonggok mimpi didunia nyata, hanya seonggok mimpi..
"Yang jauh belum tentu kualitasnya bagus, UI bagusloh!" Jawabku ngasal sambil mengajungkan jempol sebelah kiri, sedangkan tangan kananku masih berpegangan erat pada buku.
"Gimana kalo kita buat perjanjian aja?" Kau memutar posisimu, dan kedua tanganmu memeluk sandaran kursi.
"Perjanjian?"
"Iya! Perjanjian! Gimana? maukan Ki?"
"Perjanjiannya apa?" Jawabku dengan wajah panik saat itu -_- Anehkan?
"Karena aku nggak yakin kita bakal se-SMA, kita janjian deh, kalo udah lulus SMA kita samasama lanjut di Al-Azhar. Gimana?"
"hmm... gitu yah?"
"Iya asalkan kamu nggak tinggal kelas aja :p"
"Ya udah.. deh.. Tapi, kan kamu tau sendiri, aku nggak begitu tau Matematika, kan selama ini yang ngajarin kamu, itupun kalo udah kamu ajarin pasti besoknya, lupa lagi, kalau aku nggak bisa? kalau.." Aku bimbang. Ragu. Tak tau harus berkata apa.
"Yeahh.. Kalaukamukalaukamu blablabla.." Kau menjulurkan lidah sekali lagi, tapi, aku melihat sesuatu dari kedua bola mata itu. Aku melihat kesungguhan. Keyakinan. Kepercayaan. Keseriusan (?)
Aku yang saat itu masih takuttakut mengiyakan saja, kau tersenyum mengatakan bahwa kau akan menungguku diBandara. Atau kita akan keMesir bersamasama.
 Kau terlalu banyak menggunakan kata kita. Sehinggak akan sulit ketika kata "KITA" kini hanya menjadi sepuing "AKU"

Kau adalah yang pertama, Lakilaki pertama yang bisa tahan dengan ocehanku tanpa terlihat sedikitpun rasa jengkel terlukis diwajahmu.
Kau adalah yang pertama, Lakilaki pertama yang dengan sangat sabar menungguiku ketika sedang asyik membaca berbagai buku tentang tata surya.
Kau bahkan adalah sahabat pertamaku.
Tak ada duanya
Tak tergantikan.

Aku yang masih sangat kecil, Terlalu takut terpisah denganmu.
Tak ada yang bisa menerimaku seperti caramu membuka tanganmu padaku
Tak ada yang selalu siap mendengar rintihan lukaku
Mereka hanya datang disaatku tertawa Tapi, tidak saatku meringis kesakitan.
Kau datanga sebagai Embun yang membasahi bumi.
Kau ada saat Hujan, Kau ada saat Badai, Kau ada saat  Pelangi memamerkan warna indahnya
Kau ada bahkan ketika semua berfikir aku aneh
Kau selalu bilang, bahwa aku tidak aneh. Hanya saja berbeda
Cerewet, Tidak bisa diam,Ngambekan,Tomboy, Maniac Spongebob dan Naruto,dan Selalu asyik dengan dunia yang kubangun sendiri.
Seakan akan aku memiliki bumi yang lain, tak ada yang tahu dimana itu, Tak ada yang boleh memasukinya bahkan menyentuhnya. Kau selalu bilang seperti itu.

Aku kembali menutup mata kali ini
Mengingat setiap detail dari wajahmu
Mengingat setiap langkah kakimu, Senyummu,Nasehatmu, Tawamu,Tangismu...
Hanya ingin kembali memutar kepingan masa lalu yang takkan bisa kudapatkan lagi
Takkan kudapatkan lagi.
Takkan mungkin kudapat lagi
Takkan bisa kudapat lagi

Aku kembali mengingat janji kita
Al-Azhar yah? Ke Masir samasama?
Menyiapkan segala perlengkapan bersamasama?
Kau masuk fakultas yang kauidamkan
Begitupun aku
Semua terasa indah dalam kenangan kita.
Bukan! ini tinggal kenanganku.

AL-AZHAR, MIMPI KITA BERDUA, yang tidak bisa ku dapatkan.
Dimana kau sekarang?
Apa kau tahu segalanya tentang aku?
Apa kau masih peduli seperti dulu?
Apa kau akan mengenaliku jika melihatku?
Aku adalah orang yang berbeda sekarang
Bukan lagi orang yang bisa dengan kuat menahan tangisnya agar tak dimarahi olehmu
Bukan lagi seorang yang selalu kau bilang aku selalu bisa lebih dari mereka
Fatimah Az-Zahra, Aisyah r.a, Kau menyamakanku dengan para bidadari surga!
Aku sekarang bahkan terlihat lebih seperti seseorang yang terlantar.

Tak ada lagi kamu yang akan mengomel jika aku telat sholat
Tak ada lagi kamu yang akan dengan senang hati menungguiku hingga aku bisa menghafalkan target al_qur'anku
Tak ada lagi kamu yang selalu menatap sinis saat aku lupa mengenakan kaos kakiku,
"Kaki itu aurat Ki!, ngapain dipamer?"
"Kan lupa! matanya biasa aja dong! nggak usah sinis gitu!" Aku sering marah, ngambek bahkan cemberut seharian karena kau mengomel atau memarahiku.
Tapi, aku tau bahwa kau seorang penyihir yang bisa menyulap perasaan seseorang menjadi baik tehadapmu
Ingin rasanya kutanyakan
"Kamu lanjut diamana?"
"Sekarang kamu lagi sibuk apa?"
Aku berharap bisa menanyakan hal itu saat kita bertemu kelak.
Kelak ..

Kau pindah sekolah saat kita menaiki kelas 8 (2 SMP)
Kau pergi membawa mimpimimpi kita
Al-Azhar, Kairo, Mesir,,
Aku rindu saat kita membicarakan tentang mesir
samasama mencari tahu tentang Al-Azhar
samasama tertawa saat melihat foto-foo mahasiswa AL-Azhar yang dari Afrika
Kita selalu tertawa karena hal konyol
Al-Azhar tidak konyol!
Aku tau :"
Maaf :"

Hingga hari itu.
Aku tahu keadaanmu
Tahu dimana kamu
Tahu sedang apa kamu
Aku tahu...
Aku sangat tahu...

Dan hari itu aku benarbenar yakin kau telah membawa Al-Azhar kita tenang bersamamu...
Bagaimana pendapatmu tentangku?
Menuliskanmu diBlog? Kau marah?
Tidak! Kau Bahkan tak marah saat aku sengaja memasukkan permen karet kedalam sepatumu
Yang hanya kau komentari "Oh kamu yang ngasih permen karet disepatu aku Ki? Makasih yah :) sepatunya jadi Empuk"

Kau tak marah.
Kau tak pernah cuek
Kau selalu peduli
Kau sahabat paling sejati yang pernah kupunya
Kau sahabat paling mengerti yang pernah kupuja

Kenangan bersamamu
Adalah sebuah kisah panjang yang berakhir Gantung
Aku takkan bisa ksana tanpamu
Siapa yang akan menjemputku diBandara?
bersama siapa aku ke Mesir?
bersama siapa?
Kau yang kini mungkin hanya menyisakan kenangan tak berbekas?
Aku harap
Aku ingin
Kau bisa hidup sehari saja
Dan menceritakan kepadaku
Apa yang kau tulis tentangku diDiarymu
Secara langsung...

what i called true love

ini kisahku yang mengagumimu dari jauh...
Salah tingkah disaat kau berbalik dan menoleh
Tersenyum sendiri saat melihatmu melintas
Meski aku masih sangat lemah untuk menatapmu

ini ceritaku yangsetiap pagi menungguimu lewat
Berharap cemas saat kau tak melintas
Kau membuat mengerti takutnya kehilangan
Takutnya di abaikan

Aku...
seseorang yang selalu mengagumi setiap detik waktu hidupmu
Seseorang yang kan selalu menerima segala macam omongan tentangmu
Aku takkan pernah bisa menjauh
walau rasa sakit tak tertahankan telah menggerogotiku saat dekat denganmu

Aku..
Seseorang yang selalu ingin selangkah lebih dekat denganmu
Selalu ingin menjadi "seseorang" dalam hidupmu
Setiap detik menanti kau menoleh da n menyapa
Setiap waktu berharap kau sedikit peka atau sedikti peduli

Aku tak pernah meminta banyak
Hanya sedikit
Sekecil apapun itu
Aku terima

Terkadang kau berdiri dihadapanku
Tapi, mengapa rasanya kau sangat jauh?
Sehingga aku merasa jarak yang memisahkan venus dan mars bukan apa-apa
Dibanding jarak yang memisahkan setiap hentakan langkah kita

Aku selalu memperjuangkan KITA sendirian
Aku selalu menolak setiap yang datang
Selalu berharap suatu saat kaulah yang akan kuterima
Tidak kini, tidak pula nanti
Bahkan mungkin takkan pernah terjadi

Seperti dentuman ombak yang menhempaskan dirinya kekarang yang kuat
Aku adalah karang yang kuat
meski dengan sendirinya
Aku akan lenyap, tinggal puing

Mengagumimu adalah ombak yang takkan henti membuatku rapuh
terlalu banyak hal yang membuatku tak bisa melepas pandangan darimu
Meski kini, bahkan hingga kini
Kau masih belum melakukan apapa

Tidak terlihatkah semburat merah diwajahku saat kau menoleh?
Tak terdengarkah degup jantung ini?
Aku terkadang merasa seakanakan mau meledak saking bahagianya
Karenamu.
Tanpamu...
Aku bahagia~


RASI BINTANG ORION

Orion, Pemburu Perkasa Di Langit Malam



Jika kita tengok langit malam pada bulan Januari-Februari akan tampak sebuah pola rasi bintang yang jelas: tiga buah bintang cukup terang, terletak sejajar, ditemani bintang-bintang terang di atas-bawah, kanan-kirinya. Orang pun langsung mengenali pola ini sebagai Orion, salah satu rasi bintang yang populer. Begitu populernya ia hingga dikenali oleh berbagai peradaban kuno manusia. Berbagai cerita pun berkembang tentang pemburu perkasa yang satu ini.
Uranometria dari Johann Bayer. kredit :US Naval Observatory Library
Dikisahkan dalam mitologi Yunani bahwa Orion jatuh cinta kepada Merope dan ingin menikahinya. Namun ayah Merope, Raja Oenopion tidak begitu menyukai Orion untuk menikahi anaknya. Orion berusaha memiliki Merope dengan berbagai cara, termasuk dengan kekerasan. Setelah berkonsultasi dengan Dyonisius, Oenopion menyihir Orion tidur ke dalam tidurnya yang panjang. Tidak hanya itu, ia pun membutakan mata Orion.
Setelah bangun dari tidurnya yang panjang, Orion mencari bantuan pada seorang peramal agar dapat melihat kembali. Peramal itu kemudian mengatakan pada Orion bahwa ia harus melakukan perjalanan ke timur dan membiarkan matanya disinari sinar matahari agar penglihatannya kembali. Orion pun melakukannya. Kemudian ia hidup di Kreta sebagai seorang pemburu nan gagah, dimana Dewi Artemis jatuh cinta kepadanya namun akhirnya membunuhnya. Kita pun sekarang dapat melihatnya sebagai seorang pemburu yang mendiami langit utara dengan ditemani dua anjing setianya, Canis Major dan Canis Minor.
Mudah sekali bagi kita untuk menemukan rasi bintang Orion dengan mata telanjang. Untuk melihatnya sebagai seorang pemburu, langsung saja kita kembangkan imajinasi kita. Tiga bintang sejajar yang cukup terang; Alnitak (zeta Orionid), Alnilam (epsilon Orionid), Mintaka (delta Orionid) membentuk sabuk sang pemburu. Bergeser ke sebelah selatannya, tiga buah bintang yang lebih redup menandakan pedangnya. Di ujung sebelah kiri, bintang Betelgeuse (alpha Orionids) digambarkan sebagai bahu Orion. Di bawahnya secara diagonal terdapat bintang Rigel (Beta Orionids) yang membentuk kaki Orion.
Sebetulnya terang bintang Rigel melebihi terang bintang Betelegeuse. Rigel adalah bintang raksasa biru-putih bermagnitudo 0.08 sedangkan Betelgeuse bintang variable raksasa merah yang magnitudonya bervariasi antara 0.14 – 1.3. Rigel adalah bintang ke 6 paling terang di langit dan paling terang di rasi Orion. Betelegeuse termasuk ke dalam 20 bintang paling terang di langit.
Dalam rasi Orion terdapat lebih banyak bintang lagi selain yang telah disebutkan di atas. Beberapa di antaranya ada Bellatrix, Nair al Saif, dll. Bintang-bintang dalam rasi Orion ada yang berupa bintang ganda. Sebetulnya Rigel adalah salah satu contoh bintang ganda dalam rasi Orion. Namun bintang pendamping Rigel, mempunyai magnitudo 7 sehingga sangat redup cahayanya. Dengan menggunakan teleskop kecil masih susah untuk memisahkan Rigel dari bintang pendampingnya.
Orion juga kaya akan nebula, di antaranya adalah M42, M43, M78. Nebula yang menjadi favorit para astronom adalah M42, yang bersama-sama dengan dua bintang lainnya membentuk pedang Orion. Dengan magnitudo 4.0, semula para astronom mengira M42 sebuah bintang karena dengan mata telanjang M42 memang tampak di langit seperti sebuah bintang. Namun pada tahun 1618 astronom Rennus Cysatus menemukan bahwa M42 sebenarnya adalah sebuah nebula besar.
Tidak seperti nebula lainnya, M42 tidak hanya merefleksikan cahaya tetapi juga mengemisi cahaya. Telah lama para astronom mempelajari nebula berjarak 1500 tahun cahaya dari bumi ini dengan bantuan teleskop Hubble. Mereka memperkirakan bahwa di tengah nebula ini merupakan nursery bagi sekitar 700 bintang muda.
Yang tidak kalah terkenal dari rasi Orion adalah Orionid Meteor Shower yang biasanya terjadi pada 15 – 29 Oktober. Biasanya hujan meteor orion ini mencapai puncaknya pada tanggal 21. Sekitar 20 meteor per jamnya dapat terlihat. Tetapi ini dapat bervariasi dari 7 sampai 35 meteor per jam.
Tampaknya hujan meteor Orionid sudah mengundang perhatian sejak lama. Tercatat bahwa astronom Amerika, Edward Herrick, memperhatikan hujan meteor ini pertama kali pada tahun 1839. Pada 1864 astronom berkebangsaan Inggris, Alexander Herschel, melakukan observasi yang detil untuk pertama kalinya. Pada akhir abad 19 hujan meteor ini adalah salah satu hujan meteor yang paling banyak diobservasi.
Tentunya setelah membaca ini anda dapat menceritakan pada teman anda kisah tragis di balik rasi Orion, bukan? Atau anda tuliskan dalam agenda tahunan anda berakhir pekan di kawasan pegunungan untuk memburu hujan meteor Orionid bulan Oktober nanti. Selamat memburu sang pemburu.

RASI BINTANG PARI :
Rasi bintang yang bisa ditemukan dan bisa dilihat di langit adalah rasi bintang pari/crux. Rasi bintang ini berbentuk pari/layang-layang/salib dan bisa kita lihat pada langit malam dengan arah agak ke selatan. Yah, salah satu fungsi rasi bintang juga adalah sebagai petunjuk arah pada malam hari kalo tiba-tiba kita kehilangan arah. Pada setiap rasi bintang, ada satu bintang yang paling terang, dan biasanya dalam peta rasi bintang diberi simbol α (lihat gambar)
rasi bintang pari/crux – arah selatan
rasi bintang pari/crux – arah selatan

RASI BINTANG ORION/WALUKU :
Rasi bintang kedua yang bisa ditemukan sendiri di langit, tentunya setelah liat peta rasi bintang adalah rasi bintang orion/pemburu. Rasi bintang ini dapat dilihat di langit sebelah barat. Dinamai Orion, yang artinya adalah pemburu, rasi bintang ini didedikasikan bagi Orion, putera Neptune, seorang pemburu terbaik di dunia. Orion ini mudah dikenali dengan adanya 3 bintang kembar yang berjajar membentuk sabuk Orion (Orion Belt). Satu lagi yang menarik bagi di rasi orion ini adalah adanya bintang Bellatrix dan Betelgeuse pada konstelasinya. Bellatrix identik dengan tokoh dalam Harry Potter, sedangkan Betelgeuse adalah salah satu judul film anak2 waktu dulu. Ternyata kedua nama itu adalah nama bintang, termasuk Sirius, Remus, Regulus, dan lain-lain dalam dunia perfilman. Selain sebagai petunjuk arah barat, rasi bintang orion ini/waluku dalam bahasa Indonesia sering dijadikan sebagai tanda bagi para petani jaman dulu untuk mulai menggarap sawah dan ladangnya.
Rasi Bintang Orion/Pemburu – arah barat – petunjuk musim bercocok tanam
Rasi Bintang Orion/Pemburu – arah barat – petunjuk musim bercocok tanam

RASI BINTANG GREAT BEAR/BIDUK :
Rasi Bintang ketiga yang mungkin paling populer dan dapat dikenali, menjadi petunjuk arah utara adalah rasi bintang Biduk/Great Bear/Beruang besar yang menunjukkan arah utara. Bentuknya seperti gayung, dan terdiri dari 7 buah bintang, karena itu juga terkadang rasi bintang ini disebut sebagai konstelasi bintang tujuh. Rasi bintang ini terlihat sepanjang tahun di langit utara.
Rasi Bintang Biduk/Great Bear – arah utara
Rasi Bintang Biduk/Great Bear – arah utara

RASI BINTANG SCORPIO :
Rasi bintang keempat yang bisa dikenali dan menjadi petunjuk arah adalah rasi bintang scorpio. Rasi bintang satu ini agak susah dicari, karena jumlah bintang yang membentuk konstelasinya cukup banyak. Rasi Scorpio ini menjadi petunjuk arah tenggara/timur langit. Dalam mitologi yunani kuno, Scorpio ini adalah utusan Apollo untuk membunuh sang Pemburu, Orion. Pada konstelasi ini juga terdapat bintang Antares, salah satu bintang paling terang yang pernah ditemukan.
Rasi Bintang Scorpio
Rasi Bintang Scorpio
 (KF-BAS/v/http://aryansah.wordpress.com/2009/08/04/rasi-bintang/)

sumber :

http://langitselatan.com/2007/06/11/orion-pemburu-perkasa-di-langit-malam/ 

https://www.facebook.com/note.php?note_id=168794086519237

 

Cinta berawal dari sebuah kata "terbiasa"

Ini adalah tulisan yang tercipta karena sebuah renungan  sederhana saya malam ini...


Cinta...
Bukan sekedar lima huruf yang tersusun menjadi sebuah kata. Bukan sekedar makna sebuah kata yang sederhana. Bukan sekedar satu rasa. Cinta adalah sebuah rasa yang tergabung dalam satu kata, sedih senang, suka duka, perasaan bersalah, kecewa, terabaikan. Tapi, mengapa masih banyak yang ingin merasakan cinta jika sudah tahu ujungnya pasti akan terluka, atau malah membuat luka? Cinta adalah sebuah labirin, tak ada yang bisa keluar hingga takdir yang mengeluarkannya. Lalu bagaimana jika ia terjebak dan hidup disana selamanya? Sendiri. Menangis tak ada yang tahu dan mengerti karena ia benar benar sendiri. Lalu mengapa banyak orang yang masih berani mencoba jatuh cinta?

Cinta datang tak terduga...

Ia bisa hadir dari orang yang selalu hadir mendengar cerita-ceritamu
Orang yang selalu mendengar keluh kesahmu
Satusatunya orang yang masih tinggal bahkan disaat terburukmu
Menjadi pendengar yang baik saat kau dikecewakan
Orang yang selalu membuatmu tertawa saat orang yang kau "sayangi"membuatmu terluka
Itu semua karena kau terbiasa akan hadirnya
Terbiasa berada didekatnya
Membuat rasa nyaman dan rasa butuh tumbuh diantara kalian

Ia bisa hadir dari orang yang paling kau benci
Orang yang selalu mengejekimu dengan sebut-sebutan paling kau benci
Orang yang selalu kau cerca bahkan saat ia menjadi yang terbaik
Orang yang selalu kau sebut dengan celaan terhina yang pernah ada
Pernahkah kau berfikir bagaimana jika ia tibatiba menghilang?
Rasa kehilangan itu ada.
Dan terkadang tumbuh dari sebuah cinta yang tak terucap


Ia bisa hadir dari orang yang tak kau kenal
Orang yang selalu melihatmu diam-diam
Orang yang dengan setianya selalu menungguimu setiap hari
Tersenyum saat kau tersenyum
Bahagia saat kau bahagia
Secret Admirer
Kau terbiasa denga suratnya
Kau terbiasa dengan hadiah hadiahnya
Kau terbiasa denga caranya memandangmu
Hingga ketika Ia pergi kau sadar
Kau telah jatuh cinta..

...

hahah.. yaahh itulah tadi postingan saya..
Cinta memanga jaib, mau bukti?
Cinta bisa membuat orang seperti teman saya (Nirwana Mustafa) yang terkenal pendiam bisa seperti cacing kepanasan. Dan Cinta juga bisa membuat orang seperti teman saya ( Andi Yulinar Ainun Riandika) Yang jika bicara sangat cepat dan tingkah yang sangat banyak. Bisa jadi sangat kalem didepan Idolanya xD. Cinta bisa mengubah malam menjadi Siang dengan cepat. Bisa menggantikan hujan menjadi Pelangi dengan seketika. Karena keajaiban Cinta tidak bisa diragukan. Ohiya  for the silent readers , Komentarnya ditunggu :D

Read this wahai para pemuja diam-diam

Semua orang pasti memiliki seseorang yang disukai secara diam-diam
Semua orang pasti memiliki seseorang yang menyukainya secara diam-diam
Memendam..
Sakit memang..
Karena memendam perasaan itu sama sulitnya dengan menahan kentut -_-"
Rumit.
Sulit
Tak mudah
Jika dikeluarkan juga akan malu._. kentut tentu saja! (mutmainnah nur rahma)
Melihat orang yang kamu sukai berjalan bersama orang yang ia sukai
Mendengar orang yang kamu sukai bercerita tentang pujaannya
Miris
Tapi, itulah resiko memendam
Ia tak tahu tentang perasaanmu padanya
Apa dia salah?
Tidak.
Itulah mengapa mengungkapkan diciptakan
Mengungkapkan sama dengan melepas kentut -_-"
Lega haha._.v
Seperti ada sesuatu yang menguap
saat pengungkapan terucap
Entah itu cepat
Atau lambat
Meski terkadang, resiko mengungkapkan akan sulit
Dijauhi
Keadaan berubah
Tak lagi bisa dekat dengannya
Tak lagi bisa menjadi tempat curhatnya
Banyak
Tapi, apa salahnya mencoba?
Siapa tahu?
Mungkin dia akan membalas perasaanmu..
Mengatakan hal yang sama
Sebenarnya memiliki perasaan yang sama
Banyak
Sekali lagi, apa salahnya mecoba?
mengungkapkan takkan membunuhmu
Mengungkapkan takkan membuatmu dihukum gantung
Jadi apa ruginya?
Kehilangan dia?
Belum tentu
Kalaupun iya
Heyy..
Mahkluk didunia bukan hanya dia saja*eh
Masih sangat banyakkk...
Ada saya, dia dan mereka

Kekuatan jarak tak pernah main-main kawan!

"Bagaimana, Apakah kau masih pacaran dengan pacarmu yang di L.A itu?"
"Iya, kenapa emang?"
"Tidak, Aku hanya salut padamu, sejauh itu dan kau masih bisa mengukuhkan jarak yang memisahkan kalian"
"Jarak bukan pemisah, Ia juga bukan pembatas"
"Tapi, kelak Ia pasti akan memisahkan kalian"
"Tidak, Aku percaya. Jaraklah yang akan mempertemukan kami"
"Mengapa kau bisa begitu percaya?, Apa kau tau sedang apa dia sekarang? sedang apa dia sekarang? tidak kan?"
"Tidak peduli apa yang sedang ia kerjakan, dan dengan siapa ia sekarang, Aku percaya padanya, begitupun dia padaku"
"Bagaimana jika dia selingkuh disana?"
"Tidak masalah, Setidaknya Ia akan kembali pulang padaku"
"Hey, kau diduakan. Kau masih bisa sesantai ini?"
"Aku tidak sedang diduakan, itu hanya 'Jika' saja, yakan?"
"Terbuat dari apa hatimu? Baja? Mengapa tamengnya sebegitu keras?"
"Haha.. Aku tidak tahu jelas komposisi hatiku, yang aku tahu tameng yang melindunginya dalah cinta dan kepercayaan"
"Jika dia meninggal, bagaimana? sedangkan dia jauh, bagaimana jika kau tak tahu?"
"Aku bisa merasakannya"
"Manusia bukan robot.. Tak mungkin kau bisa langsung tahu.. Jarak kalian.."
"Itu namanya kontak batin, Tak perlu menyewa detektif untuk tahu sedang apa dia sekarang, Pekan dia kecelakaan saat mengendarai motor barunya. dan aku langsung tahu. Cinta itu ajaib. Kau harus mempercayainya"
"Tidak.. cinta bukan satelit yang mau menghubungkan..."
"Cinta tak perlu satelit, Ia memiliki Kontak batin. Radar."
"Radar? itu hanya film, jangan bodoh!"
"Cinta memang membuatku bodoh. Lalu bagaimana hubunganmu dengan tetanggamu itu?"
"Kami putus, Kemarin."
"Karena? Padahal kalian baru 1 tahun, dan tak ada jarak yang memisahkan kalian"
"Jarak yang tak terlihatlah yang memisahkan kami"
"Apa?"
"Kepercayaan"
"Aku dan dia sudah 6 tahun, dengan ribuan kilometer yang membentang antara kami, dan sampai saat ini kami bahkan masih jauh lebih romanis dari kalian dulu.Maaf. Aku tidak suka Hubunganku diRemehkan. Kekuatan jarak tak pernah main-main kawan!"